Insinyur pabrik mesin Xia Long, Lin Wei, terlambat dua menit setelah semalaman memperbaiki mesin. Akibatnya, direktur baru Zhang Tao memotong bonus akhir tahunnya sebesar 100 ribu yuan. Zhang Tao juga mengangkat keponakannya sendiri dan merekrut seorang "ahli" bergaji tinggi untuk menggantikan posisi Lin Wei. Menghadapi perlakuan tidak adil itu, Lin Wei memutuskan hanya bekerja sesuai aturan perusahaan tanpa lagi memberikan pengorbanan di luar tugasnya. Tak lama kemudian, kesalahan pengelolaan membuat mesin utama rusak total hingga klien menuntut pertanggungjawaban. Zhang Tao berusaha menjadikan Lin Wei sebagai kambing hitam. Namun di luar dugaan, perwakilan klien justru sangat menghormati Lin Wei. Saat kebenaran terungkap, seluruh rencana Zhang Tao runtuh, sementara Lin Wei membuktikan bahwa kemampuan sejatilah yang menentukan nilai seseorang.