Li Zheng telah menjalin hubungan dengan Meng Tian selama dua tahun. Saat libur Hari Nasional, ia membawanya pulang ke kampung halaman di Gongshan untuk menemui ayahnya, Li Daming. Namun, sang ayah langsung menentang hubungan mereka. Ketika sikap Meng Tian semakin mencurigakan, Li Zheng mulai menyelidikinya dan menemukan bahwa seluruh identitasnya ternyata palsu. Nama aslinya adalah Meng Yun, dan Su Xiaowan, kepala panti asuhan, ternyata merupakan ibu kandung Li Zheng yang telah meninggal dunia. Terungkap bahwa bertahun-tahun lalu, Su Xiaowan diculik dan disekap oleh Li Daming hingga akhirnya meninggal secara tragis di sebuah desa. Untuk membalas kematian ibunya, Meng Yun bekerja sama dengan rekannya dan mendekati Li Zheng, lalu memutuskan membiarkannya mengungkap kebenaran. Setelah semuanya terbongkar, Li Daming dijatuhi hukuman, sementara Meng Yun juga dipenjara dan kemudian mendapat pengurangan hukuman. Bertahun-tahun kemudian, keduanya kembali bertemu saat Meng Yun bekerja di lembaga pemberantasan perdagangan manusia, tempat Li Zheng telah lebih dulu bekerja. Dalam pertemuan itu, semua dendam masa lalu akhirnya berubah menjadi kedamaian.