Di pesta pertunangan sekaligus ulang tahun keluarga Lu di Kabupaten Lin, Lu Siyan hadir dengan penuh wibawa, tetapi Shen Zhiyi justru menyiramnya dengan minuman dan membatalkan pertunangan mereka di depan semua orang. Ia menuduh keluarga Lu telah mengubah perhatian dan kepedulian mereka selama ini menjadi bentuk pengendalian. Setelah itu, ia memilih bersama Zhou Ran, pemilik muda bengkel mobil di sebelah barat kota, dan semangkuk bubur putih sederhana bahkan membuat kemewahan keluarga-keluarga kaya yang hadir terasa tak berarti. Lu Siyan tidak marah ataupun memohon, melainkan menghormati “kebebasan” yang diinginkan Shen Zhiyi. Keluarga Lu pun segera menarik kembali semua bantuan dan sumber daya yang selama ini diberikan kepadanya. Shen Zhiyi kemudian tinggal di sebuah rumah sewaan yang atapnya bocor, tetapi ia tetap yakin bisa mengubah hidupnya melalui pekerjaan. Saat bekerja di Huifeng Finance, ia bahkan merendahkan dan menyulitkan Lin Qinghe, rekan kerja barunya yang berpakaian sederhana. Namun, dalam rapat pagi saat daftar karyawan yang lolos masa percobaan diumumkan, ia justru mendengar nama Zhao Yuan dan Lin Qinghe. Shen Zhiyi langsung terpukul dan tidak percaya—bagaimana mungkin?!