Pada masa bencana kelaparan tahun 1960-an, nenek Wu Baozhen ditelantarkan oleh putranya yang durhaka. Tanpa diduga, ia memperoleh kemampuan untuk berpindah ke dunia modern. Dengan memanfaatkan perjalanan lintas waktu, ia membeli berbagai kebutuhan, mencari uang untuk berobat, melindungi menantu dan putrinya, melawan orang-orang jahat, serta membantu warga desa. Menggunakan sumber daya dari era modern, Wu Baozhen berhasil mengatasi krisis air dan pangan di desanya. Ia memimpin seluruh warga keluar dari masa sulit, terpilih menjadi kepala desa, dan membawa kehidupan yang lebih baik bagi semua orang. Pada akhirnya, ia menerima penghargaan tingkat provinsi dan menikmati masa tua yang bahagia.