Suatu hari, pemeran utama wanita terbangun dan menyadari ia kehilangan ingatan selama tiga tahun—serta mendapati dirinya telah menikah dengan pria impian yang ditaksirnya sejak sekolah! Di usia 22 tahun, jangankan bersuami, menggenggam tangan pria saja ia belum pernah. Sayangnya, sang suami impian memiliki kekasih masa kecil yang terus menjebaknya. Dengan kondisi amnesia parsial, pemeran utama wanita hanya ingin bercerai untuk kabur dari situasi beracun ini. Namun, pemeran utama pria menolaknya. Saat sadar sang istri tak lagi memujanya seperti dulu, ia justru berbalik jatuh cinta. Setelah melihat sifat asli pemeran utama wanita kedua, ia mulai membela istrinya di setiap kesempatan dan memberi pelajaran kepada wanita itu. Pada akhirnya, pemeran utama wanita menyelesaikan kesalahpahamannya dengan pemeran utama pria—dan mereka pun hidup bahagia.